GTranslate
English French German Italian Portuguese Russian Spanish
Tamu Online
Kami punya 2 tamu online
Login Form



Pelayanan kami
Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami. Saudara merindukan : Kebaktian Kebangunan Rohani Pelayanan gerejawi Interdenominasi Persekutuan Doa dan Kantor Pengurusan Perkawinan dan Pemberkatan Pelayanan Kematian hubungi kami, Pst. Hiruniko Ruben, M.Th 085310205759, Senior Pastor Timotius Bakti Sarono,M.Th 08176771900 Pst. Matius M. Simorangkir, M.Th 08129497950 Senior Pastor Timotius Bakti Sarono,M.Th,M.Pdk 0817 677 1900 Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
GBI HOLY SPIRIT
Video

VALENTIN

HARI KASIH MELAYANG

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M,Th

 

Dunia yang kita pijak ini sudah mulai hambar akan kasing sayang. Bila adapun sudah terdegradasi sedemikian rupa sehingga nilainya tidak sesuai dengan patronnya Tuhan. Lihat saja seorang ibu yang harusnya menyayangi bayi yang dikandungnya, masih bisa tega membuangnya di tempat sampah. Nurani keibuannya tumpul, dan perasaannya sebagai wanita, telah sirna ditelan kepentingan jati dirinya. Yesaya 49:15 mengatakan : “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Hilangnya kasih sejati itu membuat dunia ini tidak seindah di Taman Eden, melainkan di Taman Edan. Bahkan peribahasa jawa “ jamanne jaman edan yen ra edan ra keduman” artinya jamannya jaman gila kalau tidak ikut gila maka tidak akan kebagian untuk itu mari kita ngedan, alias menjadikan diri kita gila. Dunia ini ibarat padang belatara yang gila, sebab penghuni di dalamnya sudah menjadi serigala yang memangsa sesamanya.

Terakhir Diperbaharui (Sabtu, 14 Februari 2015 01:01)

Selengkapnya...

 

IRONISNYA MENJADI MANUSIA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Namanya manusia, sehebat  apapun hasil karyanya  tetap saja berasal darai seonggok  debu tanah liat (Kej 2:7). Walau di dalamnya ada “chips” nya Sang Pencipta yang berdurasi kekal dan tiada tanding  (Kej 1:26), manusia dikemas dalam kesementaraan dan sangat membumi. Makluk mulia ini didisain dari barang yang sangat rapuh, gampang rusak, keropos dan sangat terbatas dan cepat kadaluarsa. Mengapa Allah menciptakan manusia dengan barang yang tidak bernilai sama sekali? Padahal  pada hari dimana manusia tercipta ada begitu banyak bahan yang lebih layak, indah bahkan  yang lebih kuat yang bisa dipakai untuk membentuk Adam namun realitasnya Allah tetap mengambil keputusan memodifikasi makluk yang paling mulia dari debu saja.

Terakhir Diperbaharui (Kamis, 05 Februari 2015 14:10)

Selengkapnya...

 

KEBENARAN TANPA ROH

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Nurani manusia sering  kali menjadi tumpul karena kemuliaan Allah yang telah sirna. Sederas apapun aliran-aliran kebenaran mengalir tetap saja hatinya membatu karena kuatnya dosa yang telah bercengkerama entah berapa generasi dalam garis keturunannya. Sekalipun Yesus sendiri turun ke bumi memberitakan Kerajaan Allah sudah datang, aneka mujizat di pertontonkan dan orang mati di bangkitkan serta  kotbah disampaikan berbusa-busa, tetap saja tidak mengubah keadaan. Hati mereka sama sekali tidak tercerahkan, memberontak bahkan melawan Sang Pencipta dengan menyalibkan Sang Putra Kudus. Model masyarat ini persis, apa yang  Paulus ajarkan pada Jemaat di Roma : “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap ( 1:22).

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 03 Februari 2015 21:39)

Selengkapnya...

 

KENYANG PERKENANAN

Pdt Timotius Bakti sarono,M.Th

 

 

 

Ulangan 33:22 Tentang Naftali ia berkata: "Naftali kenyang dengan perkenanan dan penuh dengan berkat TUHAN; milikilah tasik dan wilayah sebelah selatan."

 

Nalar manusia biasanya diperas untuk memenuhi semua kebutuhan hidup. Namun orang  lupa bahwa kepuasan hidup tidak ada batasnya. Pengkotbah mengatakan : “Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar (1:8) Ketika socrates dicela karena makan sedikit maka ia berkata: “saya makan untuk hidup dan bukan hidup untuk makan”. Banyak orang salah kaprah dengan memutarbalikkan fakta hidup itu untuk makan dan bukan makan untuk hidup akibatnya manusia  all out hanya cari makan dalam hidupnya.

Ketika orang berbondong-bondong mencari Yesus Kristus karena mata mereka menyaksikan sendiri betapa hebatnya Tuhan membuat mujizat maka Yesus menempelak mereka dengan perkataan : Yesus menjawab mereka: "sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya." (Yoh 6:26,27)

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 03 Februari 2015 21:45)

Selengkapnya...

 

Rencana Iblis yang terstruktur, sistimatis dan masif

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Matius 4:1-11

Yesus dibawa oleh Roh ke Padang Gurun

 

….

Dendam kesumat abadi mulai tersingkap babak demi babak laksana kisah terstruktur, sistimatis dan masif. Kata masif diambil dari bahasa Inggris “massive” artinya secara besar-besaran atau raksasa. Memang benar peperangan rohani sekarang bukan berada sejuta kilometer dari realitas hidup melainkan sangat membumi, artinya sangat kekinian atau bagi orang jawa menggunakan istilah “ada banget” nyata sekali dalam kehidupan sehari-hari, skalanya tidak lagi kecil melainkan raksasa, blak-blakan dibuka secara nyata. Hanya orang yang bermata buta dan telinga yang tuli saja tidak merasakan peperangan rohani sedang  membanjiri bak tsunami melanda sekitarnya.

Terakhir Diperbaharui (Sabtu, 02 Agustus 2014 20:41)

Selengkapnya...

 

AMAL YANG DIBUNGKUS AROGANSI DIRI


Amal dan kebajikan seharusnya melaminating setiap orang percaya dengan kerendahan hati bukan arogansi diri seolah-olah dirinya hebat dan mampu memberi dan berjasa buat orang lain. Mereka lupa bahwa yang memberi kekuatan adalah Tuhan, jangan bilang hasil keringat sendiri, kalau Tuhan tidak memberi keringat  orang-orang ini tidak akan bisa berkeringat!

Selengkapnya...

 

TUHAN YANG GALAU MUNGKINKAH JADI GILA?

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 


 

 

Sang Khalik yang seharusnya duduk super VVIP di singgasana Sorga menjadi galau karena ulah manusia yang jatuh dalam dosa! Hal yang paling paten esssensidi dalam diri Allah yakni “Demut dan Tselem” alias citra dan gambar-Nya yang telah di benamkan di dalam diri manusia telah rusak parah.

Terakhir Diperbaharui (Jumat, 08 November 2013 20:19)

Selengkapnya...

 

NODA COMBERAN

DI MARMER MAHKAMAH KONSTITUSI

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th,M.Pd.K


Gila... asli ....gile bener “ orang Jakarta bilang, baru dalam sejarah peradaban di Indonesia, Mahkamah Konstitusi kebobolan, bukan maling atau rampok melainkan kriminalitas berdasi, korupsi “blepotan” di jubah anggun Hakim yang seharusnya menjadi prototipe keadilan dan kebenaran tetapi rusak oleh ambisi harta dan kemewahan. Tempat tersuci di negeri yang carut marut ini akhirnya terlihat noda comberan mengaga di depan ruang VVIP Nakhoda pengendali seluruh kinerja yang menegakkan konstitusi!

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 Oktober 2013 20:13)

Selengkapnya...

 

IDUL ADHA DI MATA GEREJA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Kejadian 22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

 

Ritual penyembelihan domba korban Idul Adha sebenarnya berawal dari korban Abraham kepada Allah melalui Ishak. Mengapa Ishak bukan Ismail ? Ismael dan Hagar sudah di usir oleh Sara melalui Abraham dan mengembara di Padang Bersyeba (Kej 21:14). Alkitab mengatakan bahwa yang ada hanya anak tunggal yang sangat dikasihi Abraham yakni Ishak yang merupakan keturunan Abraham (kej 21:12). Allah berinisiatif untuk menguji iman Abraham supaya ia layak disebut Bapak orang beriman! Untuk itu apakah Abraham benar-benar all out dengan Allah atau hanya sekedar lips servise imannya dan terbukti Abraham mentaati perintah Allah dengan membawa Ishak untuk di korbankan!

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 Oktober 2013 21:48)

Selengkapnya...

 
Cari
GBI Holy Spirit

Setiap Hari Minggu Jam 08.00 WIB

Hotel BnB Kelapa Gading Lt. M

Jl. Boulevard Bukit Gading Raya-Jakarta Utara

Belakang Marina (samping Kodamar)

DKI JAKARTA -INDONESIA

Gembala Sidang : Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk

Telp 08176771900

email : tbsarono@gmail.com

PIN BB : 7C9C0C73

FB : Timotius Bakti Sarono

Twitter : @timbsarono

FB : Timotius Bakti Sarono

Instagram timotius bakti sarono

Jumlah Pengunjung
Kunjungan : 1020136
DONASI

bca.jpeg

 

 

BCA. NO  REK : 0013075007  HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

BCA NO REK : 0650229827 Bakti Sarono


bri2.jpeg

BRI No. Rekening 023-01-01-045727-50-3
Timotius bakti Sarono