GTranslate
English French German Italian Portuguese Russian Spanish
Tamu Online
Kami punya 1 tamu online
Login Form



Pelayanan kami
Pelayanan kami bergerak di Area Apostolik, Propetic, Shekinah gloria Manifestasi pelayanan Kristus kami tampilkan bukan sekedar wacana melainkan realita dengan kasih yang menguasai hati kami. Saudara merindukan : Kebaktian Kebangunan Rohani Pelayanan gerejawi Interdenominasi Persekutuan Doa dan Kantor Pengurusan Perkawinan dan Pemberkatan Pelayanan Kematian hubungi kami, Pst. Hiruniko Ruben, M.Th 085310205759, Senior Pastor Timotius Bakti Sarono,M.Th 08176771900 Pst. Matius M. Simorangkir, M.Th 08129497950 Senior Pastor Timotius Bakti Sarono,M.Th,M.Pdk 0817 677 1900 Pelayanan yang penuh kasih kami persembahkan untuk kemuliaan Tuhan saja!
GBI HOLY SPIRIT
Video

HAMAS MEMBUAT ISRAEL MURKA

Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Gonjang-ganjing Gaza memang sengaja diskenario oleh Hamas untuk mencari simpati dunia sekaligus mencari dana untuk perbendaraannya agar bisa beli senjata untuk menggempur Israel. Dengan sangat piawai Hamas menggunakan sentimen Israel sebagai alat untuk meraup dana milyaran dari dunia agar mengalir ke pundi-pundinya. Hamas mengerti pasti bahwa Israel akan marah bila ada rakyatnya yang diculik, bahkan Negara Israel akan menjadi murka bila rakyatnya dibantai.

Semula memang tidak ada peristiwa yang berarti sebab Israel dengan Palestina merupakan dua Negara yang berdampingan rukun. Bahkan secara terbuka penduduk Arab muslim dengan kewarganegaran Israel tidak kurang dari dua juga orang. Hidup nyaman di tanah Israel bahkan beberapa diantaranya menjadi tentara Israel yang tidak kurang dari sepuluh ribu orang mengabdi mempertankan wilayah Israel. Orang harus tahu bahwa Palestina bukanlah identik dengan agama Islam. Dari garis keturunan aslinya bahwa Palestina atau filistin ini menurut nabi Yermia adalah keturunan suku Kaftor, Yermia 47:4 mengatakan : “……. orang Filistin, yakni sisa orang yang datang dari pulau Kaftor. Pulau Kaftor ini terletak di daerah Yunani di Laut mediterania. Jadi harus diakui bahwa nenek moyang Palestina itu berasal dari Yunani identik dengan penyembahan berhala dengan sederetan dewa-dewi pujaan mereka.

Peperangan yang sudah berabad-abad yang tidak pernah kunjung usai ini tidak bisa diredakan oleh diplomasi politik atau militer. Orang tidak akan pernah menemukan titik temunya sebab secara Historis dan geografis maka Palestina dapat mengklaim tanah mereka adalah tanah nenek moyangnya, namun secara theologies Israel adalah hak pewaris tunggal dari Sang Pencipta langit dan bumi. Bahkan semenanjung Mesir sampai Irak merupakan Tanah Perjanjian yang seharusnya menjadi Israel Raya. Kejadian 15: 13 8 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:

Sebenarnya Israel bukanlah bangsa bar-bar bahkan lebih tendensius biadab. Israel adalah bangsa dengan kemajuan yang luar biasa. Perusahaan besar dari Komputer, Intel, CNN, Microsof, Film-film box Office dunia merupakan hasil karya orang-orang Yahudi. Mereka bangsa berpendidikan dan santun dengan Negara-negara sekelilingnya. Namun jangan sekali-sekali membuat gara-gara, Israel tidak akan tinggal diam mereka lebih ganas bagaikan harimau yang tidak segan-segan melumat mangsanya.

Jangan memandang dari sisi negatifnya saja, belajar smart dan lebih objektif untuk melihat persoalan secara keseluruhan. Dunia hanya melihat Israel membabi buta membunuh banyak orang Palestina sementara akar permasalahannya mengapa Israel melakukan itu tidak pernah dipahami. Walaupun harus diakui kita tidak melegalkan kelakuan Israel tersebut. Jika Israel berpedoman dengan Tauratnya mata ganti mata dan gigi ganti gigi maka tidak akan terjadi hal sedemikian mengerikan. Namun yang menjadi tentara Israel bukanlah Yahudi ortodok yang menggeluti Taurat melainkan mereka penduduk sekuler yang tahunya mengangkat senjata dan mengamankan penduduknya dan mempertahankan setiap jengkal tanah yang sudah didudukinya.

 

Alasan Israel menggempur Gaza

Genjatan senjata yang sudah dibangun beberapa tahun belakangan ini membuat seluruh wilayah Israel dan Palestina khususnya di Jalur Gaza aman tentram. Namun Hamas mencari gara-gara dengan menculik 3 warga Israel yang masih remaja dan kemudian menyiksa dan membunuhnya. Tentu hal ini tidak bisa diterima oleh tentara Israel maka misi utama Israel adalah menghancurkan kekuatan Hamas yang sering kali menyerang Israel tanpa sebab. Kali ini dengan kematian tiga remaja itu Israel focus menghancurkan militan-militan Hamas, kekuatan dan pertahanannya. Namun bukan Hamas kalau tidak licik, mereka bersembunyi dan membuat basis-basis pertahanan di masyarakat sipil. Israel tidak pernah mau mengambil resiko sedikitpun bila sinyal basis atau tentara Hamas ada maka di bom bardir. Tentu korban utamanya adalah masyarakat sipil yang memang sengaja dibuat tameng oleh Hamas.

Bila korban jiwa dari Palestina sudah ada maka Hamas segera mengumandangkan keseluruh dunia akan kekejaman Israel. Maka cap “biadad” disematkan oleh dunia yang melihat kenyataan Israel membombardir warga sipil. Seharusnya dunia tahu bahwa itu scenario Hamas, yang sengaja membiarkan penduduk sebagai tameng hidup. Kalau demikian siapa yang bejat? Moralitas bobrok menggunakan korban penduduk sipil sebagai rasa simpati dan pencarian dana?

Nafsu Hamas yang mencari gara-gara dengan membunuh bagaikan gayung bersambut di seluruh dunia. Saya mempercayai Hamas tertawa lebar bahwa skenarionya mulus dengan tingkat keberhasilan seratus persen. Namun tidak ada duka bagi Hamas melihat tameng-tameng masyarakat sipil. Bagi orang yang memiliki defisit spirit dalam agama yang dangkal maka mereka menggebu-gebu akan membantu Palestina dalam memerangi Israel. Berangkat dari sentimen agama maka mereka berkobar-kobar dalam dada ingin melenyapkan Israel yang mereka pikir adalah agama Yahudi. Padahal tentara-tentara Israel juga terdapat orang-orang muslim yang saleh yang ikut mempertahankan negaranya.

Orang harus tahu bahwa ini bukan perang agama, yang pasti angkara murka Israel tidak akan muncul bila tidak ada yang mencari gara-gara. Hamas sudah membangunkan singa yang sedang tidur. Walau apapun juga memang scenario Alkitab bahwa dunia ini akan dipusingkan dengan ulah Israel. Alkitab berkata dunia akan menjadi pening karena ulah Israel (Zakharia 12:2). Merupakan ketetapan Alkitab bahwa Israel akan dikepung seluruh bangsa diakhir jaman menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kalinya. Zakharia 14:2 mengatakan : “ Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem …. Sebagai mana ayat ini telah terjadi di masa pembuangan Babel namun akan terjadi dikemudian hari bahwa menjelang kedatangan Tuhan Israel akan dikepung seluruh bangsa dunia.

Israel akan mengalami kekalahan yang luar biasa, namun disaat itulah Israel menantikan pertolongan Mesias yang datang dari langit. Mesias yakni Yesus Kristus yang lahir di kandang domba di kota Palestina Betlehem itu yang pernah di tolak oleh tokoh-tokoh agama dan disalibkan akan datang diawan-awan dengan tentaranya. Zakharia 14:3, 4 mengatakan dengan jelas : “ Kemudian TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran. Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan. Inilah waktu yang sudah dekat untuk menyambut kedatangan Tuhan yang kedua kalinya

 

 

AMAL YANG DIBUNGKUS AROGANSI DIRI


Amal dan kebajikan seharusnya melaminating setiap orang percaya dengan kerendahan hati bukan arogansi diri seolah-olah dirinya hebat dan mampu memberi dan berjasa buat orang lain. Mereka lupa bahwa yang memberi kekuatan adalah Tuhan, jangan bilang hasil keringat sendiri, kalau Tuhan tidak memberi keringat  orang-orang ini tidak akan bisa berkeringat!

Selengkapnya...

 

TUHAN YANG GALAU MUNGKINKAH JADI GILA?

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 


 

 

Sang Khalik yang seharusnya duduk super VVIP di singgasana Sorga menjadi galau karena ulah manusia yang jatuh dalam dosa! Hal yang paling paten esssensidi dalam diri Allah yakni “Demut dan Tselem” alias citra dan gambar-Nya yang telah di benamkan di dalam diri manusia telah rusak parah.

Terakhir Diperbaharui (Jumat, 08 November 2013 20:19)

Selengkapnya...

 

NODA COMBERAN

DI MARMER MAHKAMAH KONSTITUSI

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th,M.Pd.K


Gila... asli ....gile bener “ orang Jakarta bilang, baru dalam sejarah peradaban di Indonesia, Mahkamah Konstitusi kebobolan, bukan maling atau rampok melainkan kriminalitas berdasi, korupsi “blepotan” di jubah anggun Hakim yang seharusnya menjadi prototipe keadilan dan kebenaran tetapi rusak oleh ambisi harta dan kemewahan. Tempat tersuci di negeri yang carut marut ini akhirnya terlihat noda comberan mengaga di depan ruang VVIP Nakhoda pengendali seluruh kinerja yang menegakkan konstitusi!

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 Oktober 2013 20:13)

Selengkapnya...

 

IDUL ADHA DI MATA GEREJA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

 

Kejadian 22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

 

Ritual penyembelihan domba korban Idul Adha sebenarnya berawal dari korban Abraham kepada Allah melalui Ishak. Mengapa Ishak bukan Ismail ? Ismael dan Hagar sudah di usir oleh Sara melalui Abraham dan mengembara di Padang Bersyeba (Kej 21:14). Alkitab mengatakan bahwa yang ada hanya anak tunggal yang sangat dikasihi Abraham yakni Ishak yang merupakan keturunan Abraham (kej 21:12). Allah berinisiatif untuk menguji iman Abraham supaya ia layak disebut Bapak orang beriman! Untuk itu apakah Abraham benar-benar all out dengan Allah atau hanya sekedar lips servise imannya dan terbukti Abraham mentaati perintah Allah dengan membawa Ishak untuk di korbankan!

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 Oktober 2013 21:48)

Selengkapnya...

 

KAMU ITU MANUSIA ATAU ANJING?

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th,M.Pdk

 

Ucapan sadis ini terlontar biasanya dalam amarah dan kejengkelan yang terbalut dengan dendam membara! Judul yang sangar ini merupakan refleksi diri yang nakal untuk menjaga kawanan domba agar tidak terjilat oleh api neraka dan hanyut dalam kebinasaan.

Terakhir Diperbaharui (Kamis, 19 September 2013 03:44)

Selengkapnya...

 

AWAS WAJAH TANPA DOSA

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th,,M,Pdk

 

Ayub 8:11 Dapatkah pandan bertumbuh tinggi, kalau tidak di rawa, atau mensiang bertumbuh subur, kalau tidak di air?

 

Namanya manusia terkungkung dalam naluri Illahi yang konten di dalamnya ada DNA Tuhan. Mau tidak mau setiap orang harus bisa mengembangkan spirit yang Allah berikan, tidak peduli di area manapun manusia itu tinggal. Memang tidak mudah untuk mengeksplorasi nafas Tuhan di tengah-tengah maraknya kedagingan dan glamornya dosa di depan mata. Orang diperhadapkan dengan pilihan yang instan untuk mengambil keputusan mau semakin kudus atau semakin najis. Tidak heran manusia sekarang bisa menjadi setengah setan dan tiga perempat iblis! Namun untuk menjadi serupa Kristus dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah! Melibatkan luka dalam, membunuh dendam, mengembangkan senyum walau di dada membara bagaikan api menyala-nyala!

Terakhir Diperbaharui (Minggu, 29 September 2013 01:07)

artikel rohani

 

DARI AKU MENUJU KITA BAGI DIA

Pdt. Timotius Bakti Sarono, M.Th


Irama kehidupan ini tidak selalu bernada keakuan, sinkronisasinya harus menyatu dengan alunan kehidupan orang-orang kudus sehingga bisa dinikmati oleh Dia yang memiliki hidup! Memang harus diakui perintah Alkitab jelas bahwa orang percaya dimanapun dituntut menjadi garam dan terang dunia, namun realitasnya sekarang garam itu sudah menjadi tawar, malah sebaliknya terkontaminasi dengan polusi dunia ini. Sebagai akibat yang paling fatal akan kondisi parah kerohanian anak-anak Tuhan adalah mereka tidak akan bisa memiliki kehidupan yang berdampak sehingga tranformasi menemui kegagalan!

Terakhir Diperbaharui (Selasa, 15 Oktober 2013 20:06)

Selengkapnya...

 

ZONA BAHAYA UNTUK NEGERI INI (1)

Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th

Adapun engkau, janganlah engkau berdoa untuk bangsa ini dan janganlah naikkan permohonan dan doa untuk mereka, sebab Aku tidak akan mendengarkan pada waktu mereka berseru kepada-Ku karena malapetaka mereka.

(Yermia 11:14)

Kebenaran diatas bukanlah sikap skeptis dari Jermia bahwa doa itu akan sia-sia untuk negeri yang dicintainya. Namun perintahnya begitu jelas bahwa jangan berdoa untuk bangsa ini sebab vonis Tuhan sudah final dan vital dan tidak bisa di ganggu gugat bahwa bangsa Israel sudah berada dalam zona tanpa pengampunan lagi yakni  hukuman akan segera dijatuhkan.

Terakhir Diperbaharui (Senin, 02 September 2013 16:04)

Selengkapnya...

 
Cari
GBI Holy Spirit

Setiap Hari Minggu Jam 09.00 WIB

Restoran Gado-Gado Boplo Lt 2

 

Jl. Boulevard Raya Blok J4 No. 12 A  - Jakarta Utara

DKI JAKARTA -INDONESIA

Gembala Sidang : Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th, M.Pdk

Telp 08176771900

email : tbsarono@gmail.com

PIN BB : 7944B6D9

Twitter : Ps Timotius

FB : Timotius Bakti Sarono

Jumlah Pengunjung
Kunjungan : 963401
DONASI

bca.jpeg

 

 

BCA. NO  REK : 0013075007  HOLY SPIRIT MINISTRY

...orang benar memberi tanpa batas (Amsal 21:26)

BCA NO REK : 0650229827 Bakti Sarono


bri2.jpeg

BRI No. Rekening 023-01-01-045727-50-3
Timotius bakti Sarono